Haaay gan, selamat sore nih dan selamat menikmati akhir pekan nih bagi agan dan sista semuanya. Dan gak lupa juga masih semangat gak puas...
Haaay gan, selamat sore nih dan selamat menikmati akhir pekan nih bagi agan dan sista semuanya. Dan gak lupa juga masih semangat gak puasanya? Tentunya masih dong yak, soalnya lebaran dah deket lagi nih gan. Hampir kelupaan gimana juga nih kabarnya? masih pada kece kah? semoga tambah kece aja yak. Nah kalau ada yang tanya "Lho kok judulnya singkat banget?" "Gak niat buat judul yak" "Kehabisan ide buat judul yak?"
Yap puasa, dan apa sih itu Puasa?
Puasa adalah menahan diri dari segala perkara seperti makanan, minuman, berbicara, menahan nafsu dan syahwat, dan lain sebagainya.
Apakah puasa itu bermanfaat bagi tubuh kita?
Banyak mungkin yang bertanya apakah puasa ini bermanfaat bagi tubuh kita atau nggak? karena kita hampir seharian menahan yang namanya makan dan minum. Nah agan dan sista Puasa ini sangat banyak manfaatnya loh bagi kesehatan tubuh kita. Dan banyak juga penelitian yang membuktikkan itu.
Menjadikan lebih baik secara fisik dan mental, melihat dan merasa lebih muda, membersihkan badan, menurunkan tekanan darah dan kadar lemak, lebih mampu mengendalikan seks, membuat badan sehat dengan sendirinya, mengendorkan ketegangan jiwa, menajamkan fungsi indrawi, memperoleh kemampuan mengendalikan diri sendiri , dan memperlambat proses penuaan. ~ Allan Cott, M.D (Dalam buku "Why Fast")
Puasa adalah cara terbaik memperindah dan mempercantik wanita secara alami dengan menormalkan fungsi-fungsi kewanitaan dan membentuk kembali keindahan tubuh. ~ Alvenia M. Fulton (Direktur Lembaga Makanan Sehat “Fultonia” Amerika Serikat)
Puasa dapat mengurangi jumlah hormon pemicu stres. Puasa Ramadhan bukanlah pekerjaan memberatkan, dan tidak mengakibatkan tekanan mental maupun saraf. ~ Dr. Sabah Al-BaqirNah kan dah terbukti kan puasa ternyata banyak manfaatnya gan, nih contoh manfaat nya:
- Meningkatkan detoksifikasi
- Menyehatkan sistem pencernaan
- Mengatasi masalah peradangan
- Mengurangi kadar gula darah
- Meningkatkan pembakaran lemak
- Mengurangi hipertensi
- Membantu menjaga berat badan
- Meningkatkan kebiasaan diet yang sehat
- Meningkatkan kekebalan tubuh (selengkapnya bisa dibaca disini)
Apakah puasa hanya ada untuk umat Muslim?
Nah pertanyaannya apakah puasa itu hanya ada untuk umat muslim? Ternyata tidak agan dan sista, umat beragama lain juga ada yang menjalankan puasa kok. Tapiii dengan tata cara yang berbeda.
1. Katolik
Di agama Katolik juga mengenal adanya puasa. Pemeluk agama Katolik yang berumur 18 sampai awal 60 tahun wajib berpuasa pada hari Rabu Abu dan Jumat Agung. Jadi, selama masa Prapaskah, kewajiban puasa hanya dua hari saja. Dan orang Katolik yang berumur 14 tahun keatas wajib berpantang pada hari Rabu Abu dan setiap hari Jumat sampai Jumat Suci. Jadi hanya 7 hari selama masa PraPaskah.
2. Hindu
Dalam agama hindu, juga terdapat tradisi puasa. Puasa dalam agama Hindu disebut dengan Upawasa. Dan yang paling terkenal adalah Upawasa pada saat Hari Raya Nyepi. Ada 4 jenis puasa di agama Hindu:
- Puasa wajib
- Puasa tidak wajib
- Puasa yang berkaitan dengan acara tententu
- Puasa yang berkatian dengan hal-hal tertentu
Ada dua hari puasa utama dan empat hari puasa kecil yang merupakan bagian dari tahun Yahudi. Dua puasa utama, Yom Kippur dan Tisha B'Av, yang berakhir hanya selama dua puluh empat jam. Puasa dimulai sebelum matahari terbenam, ketika masih ada cahaya di sebelah luarnya, dan diakhiri setelah matahari terbenam berikutnya, ketika terlihat gelap di sebelah luarnya dan tiga bintang dapat dilihat di langit. Selain dua puasa utama tadi, ada juga empat puasa kecil dalam kalender Yahudi. Ini adalah puasa yang dilembagakan oleh orang bijak untuk memperingati tragedi nasional. Puasa kecil dilakukan dari fajar sampai malam, dan yang berpuasa diizinkan untuk sarapan jika ia bangun sebelum matahari terbit untuk tujuan melakukannya. Dan ini adalah puasa kecil yang di lakukan Umat Yahudi:
- Puasa Gedalya
- Puasa Tebet
- Puasa Ester
- Puasa Tammuz
Puasa dalam agama Buddha sedikit berbeda dan diperbolehkan minum. Dalam agama Buddha puasa itu disebut Uposatha. Puasa ini tidak wajib bagi umat Buddha, namun biasanya dilaksanakan dua kali dalam satu bulan (menurut kalender buddhis dimana berdasarkan peredaran bulan), yaitu pada saat bulan terang dan gelap(bulan purnama). Namun ada yang melaksanakan 6 kali dalam satu bulan, tetapi puasa (uposatha) tersebut tidak wajib. Puasa dalam agama Budha juga memiliki beberapa aturan, yaitu :
- Tidak membunuh
- Tidak mencuri
- Tidak melakukan hubungan badan
- Tidak berbohong
- Tidak mengkonsumsi makanan yang membuat kesadaran lemah dan ketagihan (alkohol, obat-obatan terlarang)
- Tidak makan pada waktu yang salah ( tidak boleh makan setelah lewat tengah hari hingga subuh/dinihari)
- Tidak bernyanyi, menari atau menonton hiburan. Juga tidak memakai perhiasan, kosmetik, atau parfum.
- Tidak duduk atau berbaring di tempat duduk atau tempat duduk yang besar dan tinggi
Ada satu jenis kegiatan lagi dalam agama Buddha yang bisa disebut “puasa”, yaitu vegetaris. Vegetaris berarti tidak makan makanan bernyawa (dalam hal ini daging). Atau bisa dikatakan hanya memakan sayur-sayuran. Dalam pelaksanaan vegetaris ini, umat Buddha yang vegetarian ini tidak makan daging, termasuk jenis bawang-bawangan. Untuk telur atau susu, ada vegetarian yang masih makan, ada yang tidak. Namun vegetarian murni tidak makan telur atau pun susu. Dalam melaksanakan puasa ini (vegetaris), seseorang boleh makan kapan pun dalam 24 jam, namun hanya makan sayur-sayuran, tidak boleh daging dan bawang-bawangan. Puasa ini (melaksanakan vegetaris) tidak wajib bagi umat Buddha. Biasanya umat Buddha melaksanakannya tanggal 1 dan 15 berdasar kalender lunar (berdasar revolusi bulan), ketika bulan purnama menurut perhitungan Cina.
5. Islam
Dalam Islam, puasa atau yang disebut juga shaum, dilakukan selama satu bulan penuh, yakni bulan Ramadan dan ditutup dengan Hari Raya Lebaran, menahan diri dari makan dan minum dan dari segala perbuatan yang boleh membatalkan puasa seperti perbuatan-perbuatan yang tidak baik termasuk dalam perkataan, tidak bertengkar, menjaga pola pikir, hawa nafsu, dan juga untuk melatih kesabaran, mulai dari terbit fajar hingga terbenam matahari dengan niat. Sesuai perintah dalam kitab suci umat islam Al Quran puasa juga menolong menanam sikap yang baik. Dan kesemuanya itu diharapkan berlanjut ke bulan-bulan berikutnya, dan tidak hanya pada bulan puasa.
Puasa adalam agama Islam, terbagi menjadi 4 jenis, yaitu Puasa Fardu, Puasa Sunnah, Puasa Makruh dan Puasa Haram.
- Puasa Fardhu
- Puasa Ramadhan
- Puasa Kafarat
- Puasa Nazar
- Puasa Sunnah
- Puasa 6 (enam) hari di bulan Syawal
- Puasa Tengah bulan (13, 14, 15) dari tiap-tiap bulan Qomariyah
- Puasa hari Senin dan hari Kamis. Atau yang sering disebut puasa Senin-Kamis
- Puasa hari Arafah (Tanggal 9 Dzulhijjah atau Haji)
- Puasa tanggal 9 dan 10 bulan Muharam.
- Puasa Makruh
- Puasa pada hari Jumat secara tersendiri
- Puasa sehari atau dua hari sebelum bulan Ramadhan
- Puasa pada hari syak (meragukan)
- Yang diharamkan untuk puasa
- Puasa pada dua hari raya.
- Puasa seorang wanita dengan tanpa izin suami. (lebih lanjut bisa ke sini KasKus)








